Kelebihan dan Kekurangan Ikan Gupy untuk Budidaya

Ikan gupy merupakan salah satu dari berbagai spesies ikan hias yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tidak sedikit para pecinta ikan yang kian banyak mengkoleksinya untuk dijadikan ikan hias akuarium atau dijadikan sebagai hobi untuk mendapatkan keuntungan dari pecinta ikan guppy lain. Tentunya hal tersebut membuat budaya ikan gupy banyak dilakukan oleh masyarakat dan penggemar ikan.

Namun, apabila anda juga tertarik untuk membudidayakan ikan gupy ini, kelebihan dan kekurangan ikan gupy ada baiknya anda kenali terlebih dahulu agar membuat yakin sepenuhnya apakah anda layak atau mampu dalam membudidayakan ikan ini.

Kelebihan ikan gupy

Kelebihan dan kekurangan ikan gupy yang akan dibahas pertama kali adalah bagaimana kelebihan ikan itu yang memiliki ekor unik ini. Ikan ini cenderung mudah didapatkan benihnya karena habitat hidupnya banyak di berbagai belahan dunia seperti Brazil, berbagai negara kawasan Asia Tenggara, Trinidad dan berbagai negara belahan dunia lainnya.

Terlepas dari mudahnya didapatkan benih ikan ini, variasi gen dari ikan ini juga mempengaruhi bentuk tubuhnya yang menyebabkan ada yang memiliki warna yang berbeda meski dalam indukan yang sama. Seperti yang terkenal nilai ekonomis tingginya adalah biru, merah dan kuning. Serta bentuk tubuhnya yang cenderung memiliki perbedaan seperti ekornya yang agak tipis, mekar seperti bunga dan bentuk lainnya yang mana semakin unik ikan tersebut mempengaruhi nilai jualnya.

Ikan ini merupakan golongan omnivora yang mudah untuk beradaptasi pada lingkungan yang susah untuk mendapatkan sumber makanan sekalipun. Pertumbuhan ikan ini ada pada tingkat pH atau derajat keasamannya mencapai 7,2-7,4 dimana normalnya ikan gupy hidup pada kisaran pH 6,7-7,3. Tidak mengherankan mengapa banyak petani ikan berani untuk membudidayakan ikan ini.

Kekurangan Ikan Gupy

Berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan ikan gupy, yang akan dibahas selanjutnya adalah bagaimana kekurangan ikan ini. Ikan ini membutuhkan banyak air dimana air tersebut disarankan untuk diendapkan terlebih dahulu sebelum dijadikan media kolam untuk ikan tersebut.

Permasalahannya adalah hal tersebut berarti tidak bisa membuat anda sembarangan dalam menentukan waktu budidaya, seperti harus memperhatikan musim penyakit demam berdarah dimana nyamuk tersebut suka untuk bernaung pada endapan air. Alih-alih dapat untung, justru kerugian yang bisa anda dapat.

Permasalahan lainnya ada pada ikan itu sendiri. Ikan gupy memang merupakan omnivora namun itu juga berarti ikan tersebut siap memakan ikan yang lebih kecil meski itu merupakan spesies yang sama. Permasalahan suhu juga harus diperhatikan karena untuk wilayah khatulistiwa yang bersuhu diatas 30 derajat Celcius, ikan gupy sulit bertahan.

Itulah beberapa ulasan kekurangan atau kelebihan ikan gupy yang katanya memiliki nilai ekonomis. Jika anda hendak membuka bisnis jual ikan gupy, pastikan di awal bahwa anda siap dari segala kekurangannya dan memanfaatkan potensi kelebihan sehingga bisa mendapatkan keuntungan bisnis seperti perhitungan anda.

Check previous post: 3 Kelebihan Dan Kekurangan Ikan Cupang